Oleh: lmsyahrir | 17 Oktober 2009

Newton Sang Maestro

newtonIssac Newton lahir pada tahun 1642 di Woolsthrope Inggris. Kecemerlangan otaknya sudah tumbuh sejak masih kecil utamanya dalam bidang mekanika.Sebagai anak yang tumbuh di suatu daerah pertanian, ibunya mengharapkan agar Newton dapat tumbuh menjadi seorang petani yang baik. Tetapi pamannya, seorang lulusan Trinity college berhasil meyakinkan ibunya bahwa Newton adalah seorang anak yang berbakat dan memiliki prospek yang cemerlang jika ia dapat melanjutkan pendidikannya. Pada umur delapan belas tahun dia masuk ke Universitas Cambridge dan mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam bidang sains dan matematika. Pada umur 24 tahun dia sudah dapat membuat suatu terobosan besar dalam bidang matematika yang menjadi pintu menuju matematika moderen yaitu dengan menemukan Kalkulus Integral. Di dalam bidang sains, Newton memperkenalkan hukum-hukum mekanika (gerak benda) , konsep cahaya dan optik, sekaligus perancang dan pembuat teropong refleksi yang pertama dan yang masih digunakan oleh para astronom hingga saat ini. Penemuan terbesarnya dalam sains adalah hukum gaya berat atau gravitasi. penemuan ini sangat melegenda dalam ilmu sains karena ide dari hukum ini bermula dari hal-hal yang dipandang sepele dalam kehidupan, yaitu jatuhnya sebuah apel dari pohonnya ke tanah di saat Newton masih duduk beristrahat dalam sebuah taman di kampung halamannya. Dalam buku “Memoirs of Sir Isaac Newton’s Life” yang ditulis oleh Dr. William Stukeley seorang ahli fisika dan sahabat dari Newton dituliskan bahwa pada saat melihat buah apel jatuh dari pohonnya?. Newton langsung berpikir mengapa apel itu jatuh tegak lurus terhadap tanah?. Mengapa apel itu tidak jatuh menyamping atau ke atas, dan kenapa harus selalu jatuh ke arah pusat bumi. Dan hasil perenungan dari rangkaian pertanyaan yang muncul dari peristiwa itu, melahirkan kesimpulan bahwa ada gaya tarik yang sedang bekerja yang pusatnya berada di pusat bumi, bukan di sisi sebelah manapun. Jika suatu benda bisa menarik benda lainnya, pastilah sebanding dengan proporsi jumlahnya. Oleh karena itu apel menarik bumi dan bumipun menarik apel, dan gaya ini meluas sampai ke alam semesta. Hukum – hukum tentang gerak dan gaya berat ini oleh Newton dituangkan dalam bukunya yang sangat populer yaitu “Principia”. Melalui bukunya tersebut, Newton memperkenalkan bahwa hukum-hukum gerak dan gaya berat yang ditemukannya dapat dipergunakan untuk memperkirakan secara tepat gerakan-gerakan planet-planet seputar matahari, menghitung jarak, ukuran dan revolusi periodiknya. dan memperkenalkan gravitasi sebagai suatu gerak progresif yang dimiliki oleh benda-benda angkasa sejak mereka diciptakan, menjaga agar semua planet/benda langit tidak berbenturan atau tidak jatuh dalam satu titik. Penemuannya ini merupakan suatu terobosan yang bersifat revolusioner di bidang astronomi, dan merupakan suatu sunatullah (rahasia alam semesta) yang terpecahkan. Tak salah bahwa Michael H. Hart dalam bukunya “Seratus Orang Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah” berani sesumbar membuka penjelasan tentang Sir Isaac Newton dengan kalimat : “Alam dan hukum alam tersembunyi di balik malam. Tuhan berkata, biarlah Newton ada! Dan semuanya akan terang benderang”. suatu kalimat yang cukup beralasan, sebab tanpa petunjuk yang diberikan Allah kepada Newton, maka perkembangan ilmu matematika, fisika dan astronomi akan tertunda puluhan atau bahkan ratusan tahun lagi. Bersyukurlah dunia yang memiliki Newton !.

Kategori